Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Guntur Alam’

magiperempuan_malamkunang

Tentang pagar ini bisa bergerak dan memanjangkan sulur sulurnya, sudah pula kami dengar. Banyak kawan sepengajian mengurai cerita yang sama. Liman, misalnya, dia pernah bercerita saat berjalan sepulang dari masjid, tiba tiba ada sesuatu yang melilit kakinya. Liman tersentak, jatuh tengkurap mencium tanah. – Peri Kunang Kunang.

Magi Perempuan dan Malam Kunang Kunang dibuka oleh sebuah cerita berlandaskan rasa penasaran. Rasa penasaran yang menuntun empat orang anak muda ke dalam sebuah malam yang mencekam, dimana mereka ingin membuktikan dengan kepala sendiri cerita mengenai adanya peri kunang kunang, kekasih bujang lapuk yang tinggal di rumah terpencil yang menakutkan. cerita pertama ini berjudul Peri Kunang Kunang. Sedikit mengingatkan saya dengan penyihir di dongeng Hansel & Gretel, tapi kemudian kemiripan itu luntur sesampainya di akhir cerita.

 

Sejak gadis gadis memiliki cermin dalam bilik, mereka selalu mengajukan pertanyaan yang sama: “Cermin ajaib, siapa gadis tercantik di dunia?” Dan jawaban yang mereka terima pun sama: “Ratu Revenna-lah yang tercantik.” – Gadis Buruk Rupa dalam Cermin.

Kecantikan ada dua. Kecantikan dari dalam, dan dari luar. Tapi kebanyakan orang lebih mementingkan kecantikan dari luar. Kecantikan wajah. Bukan kecantikan hati. Ini tentu bertentangan dengan lagunya Cherybelle; kamu cantik cantik dari hatimuuu…”

Tapi tentu kita tidak menyalahkan mereka yang ingin wajahnya cantik. Karena memang sudah sewajarnya wanita berusaha agar wajahnya cantik. Karena kebanyakan orang melihat dengan mata kepala, bukan dengan mata hati.

Wajah yang cantik itu juga menjadi impian Revenna, jauh sebelum ia menjadi Ratu. Mulanya ia punya wajah yang buruk rupa menyerupai nenek sihir meski ia baru berusia 17 tahun. Tak ada yang menyukainya. Bahkan orang tuanya sendiri akhirnya memutuskan untuk membuang Revenna di hutan agar ia mati dimangsa hewan buas atau menjadi budak setan penunggu hutan. Tapi nasib berkata lain. Revenna tidak mati. Ia malah mendapatkan apa yang selama ini ia inginkan; kecantikan. Tidak hanya kecantikan, ia juga diberikan kekuasaan. Bagaimana hal itu bisa terjadi?

Cerita Gadis Buruk Rupa dalam Cermin menjadi semacam kisah alternative dari dongeng terkenal Putri Salju, lengkap dengan pertanyaan legendarisnya; “Cermin ajaib, siapa gadis tercantik di dunia?” yang oleh Guntur Alam dipelintir sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah kisah yang kelam dan jahat. Sangat kontras dengan cerita origin Putri Salju.

 

Almah, gadis bisu berusia delapan belas tahun itu melahirkan seorang anak laki laki. Ya Salam! Tentu saja ini menggemparkan, pasalnya dia tidak kelihatan bunting dan tidak pula bersuami. Nah, nah siapa pula yang sudah menghujamkan alu di lesung keramat gadis itu? – Almah Melahirkan Nabi.

Almah Melahirkan Nabi menjadi cerita yang paling ringan. Sepanjang cerita, kita diajak untuk menebak, mencari tahu siapa sebenarnya yang telah membuat hamil Almah melalui cerita enam orang yang ditengarai tahu siapa ayah jabang bayi, bahkan diduga salah satu enam orang tersebutlah yang menjadi biang keladinya. Cerita enam orang itu dibagi menjadi bab tersendiri; Kesaksian Amsal, Cerita Laki Laki yang ditinggal Istri ke Arab, Pengakuan Laki Laki Pendiam, Cerita versi Behula, Kisah Cinta Bujang Lapuk, dan Nubuat Emak Yesaya. Lalu siapakah yang menghamili Almah? Apakah ia benar benar telah melahirkan Nabi? Membaca judulnya, saya pikir ini akan menjadi cerita yang religious, tapi ternyata tidak seperti itu. Ini adalah keruwetan yang ditimbulkan karena kelahiran mendadak si anak gadis, dengan ending yang menyebalkan.

Magi Perempuan dan Malam Kunang Kunang berisi dua puluh dua cerita pendek, yang kebanyakan bukan sebuah cerita yang menyenangkan. Dongeng dongeng yang kembali diceritakan dengan lebih mengerikan, urban legend yang mencekam, cinta yang terlarang dan menyakitkan serta dendam yang membara. Buku ini ditulis dengan nyastra, tapi masih bisa dibaca dengan nyaman. Cerita di buku ini mengingatkan saya dengan Kumpulan Budak Setan (Ada salah satu cerita yang didedikasikan untuk Intan Paramaditha), serta bukunya Poppy D Chusfani; Orang Orang Tanah. Buat yang menyukai kedua buku tersebut, barangkali perlu mencoba buku ini.

Overall, Magi Perempuan dan Malam Kunang Kunang ialah sebuah tempat singgah bagi siapa pun yang menyukai cerita gothic, dark fantasi, urban legend, dan semacamnya. Ditulis dengan bahasa yang memikat, seperti halnya membaca tulisan Eka Kurniawan atau pun A.S Laksana, tapi dengan kadar humor yang nyaris tak ada.

 

Judul: Magi Perempuan dan Malam Kunang Kunang
Penulis: Guntur Alam
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 176
Rate: 4/5

Advertisements

Read Full Post »