Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Sara Gruen’

Aku pulang ke rumah dalam keadaan lebih miskin beberapa ratus dolar, tapi lebih kaya dengan lebih banyak buku daripada yang bisa kubawa. Ini adalah kalimat yang diucapkan Sara Gruen setelah ia membeli duplikat buku buku langka di Ringling Circus Museum. Waktu itu ia sedang mengadakan riset untuk sebuah buku yang akan ia tulis. Berbulan bulan kemudian, ia berhasil menyelesaikan buku itu, yang ia beri judul Air Untuk Gajah.

Air Untuk Gajah, apabila dimaknai secara lugas tentu saja mempunyai arti yang biasa saja. Apa menariknya memberi air untuk seekor gajah? Meski kita belum tahu apakah air itu untuk minum, atau untuk mandi, gosok gigi, keramas, atau buat cebok, tapi tetap saja hal itu tidak begitu menarik. Untunglah, judul buku ini ternyata hanyalah sebuah idiom, ungkapan yang mempunyai arti kurang lebih melakukan pekerjaan yang berat. Pekerjaan berat apa itu? Yang jelas sih, bukan manggul gajah sambil kayang loh ya kakak. Ciyus. Miapah.

Tokoh utama buku ini ialah seorang laki laki jomblo, ganteng, dan calon dokter hewan tapi bukan saya, melainkan Jacob Jankowski yang sedang stress karena seminggu sebelum ujian akhir dokter hewan, kedua orang tuanya meninggal dunia. Jacob kemudian memutuskan pergi dari rumah dan ketika ia sedang berjalan di tepi rel kereta api, melintaslah sebuah kereta api, dan ia langsung melompat ke dalamnya.
Ternyata kereta api itu adalah sebuah rombongan sirkus Benzini Bersaudara Pertunjukan Paling Spektakuler di Dunia, milik Paman Al yang ambisius dan lebih mementingkan kepentingan hewan hewan miliknya dari pada kepentingan para pekerjanya. Sampai sampai ia tega melempar orang orang yang ia anggap sudah tidak berguna lagi dari dalam gerbong kereta api ketika sedang melaju kencang.
Jacob kemudian menjadi dokter hewan bagi rombongan sirkus itu atas rekomendasi August, seorang kepala pertunjukan yang mempunyai sifat unik, yaitu ia bisa menjadi orang yang sangat baik tapi ketika marah ia kan berubah menjadi sangat mengerikan. August mempunyai istri bernama Marlena, seorang bintang pertunjukan sirkus yang berhasil menawan hati Jacob. Apakah Jacob akan berhasil mendapatkan hati Marlena? Bagaimana reaksi August kepada Jacob?

Kisah perebutan cinta macam ini barangkali klise, dan mudah untuk ditebak, tapi masih ada cerita lain yang menarik untuk disimak. Tentang Rosie misalnya. Rosie ialah gajah betina yang baru saja dibeli oleh Paman Al untuk melengkapi koleksinya, dan ia adalah seekor gajah yang bandel dan tidak mau di atur ( sebagai contoh Rosie tega memakan sayuran milik penduduk sekitar ), hingga kemudian diketahui sebuah cara untuk membuatnya menjadi gajah yang penurut. Sangat penurut, hingga Rosie akan benar benar mengangkat kaki apabila disuruh untuk mengangkat kaki.
Juga kisah mengenai bagaimana kehidupan sebenarnya di balik megahnya sebuah sirkus. Bagaimana menyedihkannya para pekerja ketika gajinya ditunda karena sepi penonton. Bagaimana memprihatinkan kondisi hewan hewan yang terpaksa memakan makanan yang tidak layak, atau terpaksa dipotong demi kelangsungan hidup hewan lainnya.

Air Untuk Gajah bukanlah sebuah buku yang rumit untuk diikuti, meski ditulis dengan menggunakan dua pendekatan yang berbeda, yaitu melalui cerita Jacob pada waktu masih muda, dan Jacob ketika lanjut usia. Dan, jujur saja, cerita Jacob tua sedikit tidak menarik karena hanya berisi keresahan dirinya menghuni panti jompo, sedang ia merasa masih cukup kuat untuk melakukan kegiatannya sendiri.
Kedua pendekatan ini, diceritakan secara bergantian sehingga alurnya terkesan maju dan mundur, dan menurut saya hal itu sangat tepat karena apabila buku ini ditulis dengan alur maju, maka ketika tiba pada bagian Jacob tua, akan terasa membosankan.
Di dalam buku ini juga terdapat foto foto asli milik Ringling Circus, sebuah kelompok sirkus yang ada di dunia nyata, dan dalam buku ini juga diceritakan merupakan saingan dari kelompok sirkus Benzini Bersaudara, dan juga foto kelompok sirkus yang lainnya.

Pada akhirnya Air Untuk Gajah mampu memberikan sebuah cerita yang kompleks, cinta segitiga, atraksi sirkus menakjubkan, gajah yang cerdas,  kekejaman serta tumpahan darah, yang menjadi sebuah ironi dari gemerlapnya panggung sirkus, tanpa membuat kening saya berkerut. Dan, buku ini pantas mendapat rating 4, dari 5 bintang. Buku ini juga telah diadaptasi menjadi film pada tahun 2011, dibintangi oleh Robert Pattinson sebagai Jacob, dan Reese Witherspoon, sebagai Marlena, dan gajah sebagai RosieTapi, saya belum nonton filmnya. #persoalan

Judul: Air Untuk Gajah
Penulis: Sara Gruen
Jumlah Halaman: 506
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Advertisements

Read Full Post »