Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Sastra Dunia’

rumahtanggabahagia

Rumah Tangga yang Bahagia, ternyata enggak membuat saya bahagia.
Selama lamanya.
Hahah!
Tapi enggak bikin jadi sedih juga. Sesuatu yang tidak membahagiakan memang belum tentu bakal jadi menyedihkan. Meski ada juga yang sebaliknya. Buku yang menceritakan tentang kehidupan pernikahan gadis belia bernama Marya Alexandrovna dengan bujang lapuk, Sergei Mikhailich ini hanya setebal kurang lebih 137 halaman, tapi bukan hal yang mudah untuk menyelesaikannya. Bukan buku yang bisa dibaca sekali jalan. Harus nyicil beberapa kali. Ini baca buku apa beli panci? (Beli panci aja nyicil)
Sebab utamanya ialah karena penggunaan kalimatnya yang terlalu sastra, bukan yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari hari. Sedangkan ceritanya memang tentang kehidupan biasa seorang pasangan yang baru berumah tangga. Rasanya jadi aneh. Contohnya seperti ini ya;

Dan semua ini tak lagi aneh bagiku, pula tak lagi kusukai, selain atas kenangan kenangan yang dibangkitkannya, yakni sesuatu yang dimataku agung lagi suci serta mengandung makna yang dalam sekali.

Atau;

“Jadi anda akan berlelah lelah datang sendiri kemari?” tanyanya, tapi aku tidak tahu bagaimana harus menjawabnya agar tindak tandukku terpelihara dari dosa dan keangkuhan.

Tapi kalau kamu memang menggemari kalimat kalimat yang seperti itu, ya monggo saja, mungkin buku ini bakal cocok buatmu. Seandainya saja buku ini ditulis dalam bahasa yang lebih familiar, mungkin jatuhnya akan lebih menarik, meski tanpa konflik yang mengharu biru di dalamnya. Saya tidak tahu apa terjemahannya memang dibikin seperti itu. Mungkin agak dilematis ya, karena jika buku ini ditulis menggunakan kalimat kalimat yang lazim digunakan, maka boleh jadi tidak ada bedanya dengan buku buku keluaran jaman sekarang. Bobotnya jadi menurun. Tidak seperti ditulis oleh penulis sastra dunia yang tersohor.

Yang unik di buku ini ialah nama nama yang ditulis lengkap hanya yang punya hubungan keluarga dengan si pasutri, sementara tokoh figuran hanya dipanggil dengan inisial saja. Misalnya pangeran K atau bangsawan D. Ada juga nyonya S, dan lainnya. Malah jadi aneh ya? Unik, tapi enggak membuat buku ini jadi menarik. Sesuatu yang unik memang belum tentu bakal memberikan keuntungan.

Buku ini lebih banyak menceritakan kegelisahan hidup Marya Alexandrovna, yang biasa dipanggil Marsha (enggak pake The Bear ya), dari pertama kali jatuh cinta dengan calon suaminya, sampai saat mereka sudah menikah. Ditulis dengan sudut pandang orang pertama, yaitu Marsha membuat buku ini jadi semacam catatan hati seorang istri saja. Apalagi beberapa kali ia bicara di dalam hati atau kepalanya. Seperti di sinetron, hanya tanpa zoom in zoom out saja. Akhirnya, hanya orang orang tertentu saja yang mungkin bisa terbahagiakan oleh buku ini. Tapi bukan saya. Mungkin kamu?

Judul: Rumah Tangga Yang Bahagia
Penulis: Leo Tolstoi
Jumlah Halaman:137
Penerbit: KPG
Rate: 2,5

Advertisements

Read Full Post »