Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘superhero’

Kalau alasannya cuma ingin melihat Batman, Wonder Woman, Superman, Aquaman, Cyborg dan Flash berkelahi melawan alien, maka jangan ragu dan bimbang, segeralah menonton. Percayalah mereka pasti berantem seru kok. Mereka eggak bakal ngumpul ngumpul main remi yang kalah mukanya dicoret pake bedak. Dan enggak cuma mereka yang dilihatkan bertarung, ada dewa dewa kuno dan wanita wanita perkasa yang berjuang melawan sang musuh utama. 

Tapi kalau yang dicari adalah kedalaman cerita dan sinematografi yang ciamik seperti yang ada di  Man Of Steel dan Batman V Superman: Dawn Of Justice maka kalian mungkin akan kecewa. Jalan cerita Justice League lebih sederhana, tidak ribet. Mudah dimengerti. Seperti film filmnya studio sebelah. Bahkan banyak juga joke joke yang dihadirkan. Sayang, jokenya banyak yang enggak lucu. Biasa saja. Ini menurut saya. Menurut orang lain tentu beda lagi. 

Sudah liat trailernya? Ingat adegan flash nunjuk kaca pakai jari lalu kacanya kaya mau pecah? Ingat adegan pemain rugby yang tak lain tak bukan ialah Cyborg? Ingat Alfred ngomong sama seseorang yang tak keliatan atau cuma hologram doang? Ketiga adegan itu enggak tahunya tidak dimasukan dalam versi final yang release di bioskop. Tidak hanya itu, gosipnya banyak adegan yang gagal dipakai, yang kalau dijumlahkan bisa mencapai kurang lebih durasi setengah jam. Asem tenan. Apakah nanti bakal keluar director’s cut seperti Batman V Superman: Dawn Of Justice kemarin? Padahal bakal jadi lebih menarik seandainya dipakai saja adegan adegan tersebut. Ini menurut saya. Menurut orang lain tentu beda lagi. 

Justice League memang di bawah harapan. Lebih kacau daripada Batman V Superman kemarin. Tapi buat yang nyari seru seruan dan lucu lucuan, Justice League masih layak untuk ditonton. Buat bawa anak kecil juga aman. Apalagi buat yang nge fans sama Wonder Woman, di sini doi tambah badass dan bohay. Yang suka sama Superman, juga bakal girang meski ada moment dimana wajah CGI nya kelihatan terlalu sempurna malah jadi serem. Dan di film ini ada penampakan Queen Mera, yang cantiknya luar biasah, biar pun basah basah basah… seluruh tubuhh… ah ah ah, menyentuh kalbuu..

Justice League | Dir: Zack Snyder | Cast: Ben Affleck, Gal Gadot, Henry Cavill, Amy Adams, Amber Heard | Rate: 3

Advertisements

Read Full Post »

Yang berlebihan memang kadang tidak baik. Kelebihan utang,lemak, bahkan duit atau cinta. Kelebihan duit bisa jadi bumerang bagi kehidupan kita kalau duitnya dipakai untuk beli bumerang. Sementara kelebihan cinta, ada yang bilang akan menghilangkan nyawa. Too much love will kill you, katanya. Contoh satu lagi ialah kelebihan lawakan. Dimana itu bisa terjadi? Di film Thor: Ragnarok tentunya. 

Thor: Ragnarok memang penuh dengan lawakan. Seolah olah penonton dijejali lawakan setiap waktu. Sayangnya lawakan terlalu banyak malah justru mengurangi kadar keawesomean film ini sendiri. Misalnya ketika ada adegan yang seharusnya bisa menjadi keren maksimal pake banget, tapi karena diselingi lawakan malah jadi biasa saja. Memang sih lawakannya ada yang lucu, tapi ada juga yang garing.

Untungnya masih ada beberapa faktot yang membuat Thor: Ragnarok patut untuk ditonton. Pertama ialah Thor nya itu sendiri yang kali ini akan tampil beda meninggalkan dua ciri khasnya; rambut panjang dan palu. Thor terpaksa potong rambut jadi pendek sehingga akan membuat kecewa golongan penonton yang menggemari rambut panjangnya yang indah, yang tersibak manakala menghajar musuh. Dan senjata andalannya, palu super, akan pecah berantakan seperti yang ada di trailer. Tapi, saya malah suka. Tanpa palu, berantemnya Thor jadi lebih bervariasi. Enggak cuma mukul aja. 

Kedua ialah musiknya. Siapa yang tak suka mendengar Pangeran Cin.., eh Immigrant Song dari Led Zeppelin mengalun mengiringi Thor bertarung? Kemudian scoringnya yang sedikit mengingatkan saya pada dunia Tron. Ketiga ialah karakter pendukung yang tak mudah dilupakan. Si manusia batu Korg, yang suaranya lebih cocok jadi penyanyi ketimbang pemimpin revolusi. Hera, villain dengan kemampuan bertarung yang mengerikan, dan tak lupa Hulk,yang sayangnya karakternya jadi jauh berbeda dengan Hulk yang selama ini saya kenal. Enggak ada kesan bengisnya. Salah satu yang mengecewakan dari film ini. Apa apan dah!  Untungnya, Dr Strange tampil keren banget. Dan, ada Matt Damon. Lmao.

Akhirnya, Thor: Ragnarok memang layak untuk ditonton. Buanglah harapan untuk melihat film superhero yang menegangkan. Film ini akan memuaskan kalian jika memang tidak masalah dengan lawakan yang melimpah ruah. Tidak menganggapnya sebagai hal yang berlebih lebihan. Meski tetap saja, yang berlebihan itu tidak baik, kecuali satu; kelebihan amal jariah. Thor: Ragnarok film Marvel paling lucu, dan yang terbaik rilisan tahun ini. 

Read Full Post »